Senin, 25 Maret 2013

Pengalaman Menggunakan Internet


Pengalaman Menggunakan Internet Pertama Kali

"Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network)" - wikipedia.com , itulah sedikit tentang awal dari perkembangan internet. Seperti kita tahu bahwa layanan internet sudah menjamur dimana-mana, mulai dari perkotaan besar sam;pai desa terpencil. Semua orang yang yang mengenal internet pasti memiliki pengalaman nya tersendiri dalam menggunakan layanan ini, termasuk saya. 

Saya mengenal internet sekitar tahun 2000, dimana tahun tersebut internet belum berkembang pesat seperti sekarang. Pengetahuan saya tentang internet apa tahun tersebut belum terlalu mendalam hanya sekedar untuk bersenang-senang seperti melihat-lihat gambar, mencari dongeng-dongeng dan hal lain nya. Memasuki tahun demi tahun, saya mulai menggunakan internet sebagai sarana belajar, untuk mencari artikel yang terkait tentang pelajaran sekolah pada saat saya menginjak kelas 6 SD. 

Pemikiran saya pun mulai berkembang tentang Internet pada saat SMP. Sekitar tahun 2005, saya mulai mengenal tentang sosial media, mungkin kita tahu pada tahun itu Friendster sedang digandrungi oleh sebagian orang. Hal-hal menarik banyak di temukan dalam dunia sosial media, saya pun termasuk yang keranjingan sosial media bernama Friendster. Selain Friendster, ada hal yang baru yang saya temui saat menggunakan internet yaitu Game Online. Ya, Game Online berkontribusi dalam hal penggunaan internet bagi saya sampai-sampai internet menjadi keharusan bagi saya. 

Jenjang saya pun meningkat ke SMA, nah, disini saya mulai mengenal Internet lebih mendalam tidak hanya sekedar kegembiraan, namun saya mulai mengenal apa itu istilah domain, web server, web address, sejarah internet hingga bisa berkembang sampai saat ini dan berbagai manfaat dan kerugian menggunakan internet. Tak dipungkiri bahwa Internet memiliki banyak manfaat namun itu tergantung terhadap kita yang menggunakan. Tahun demi tahun pengguna internet semakin banyak, saya pun mulai merasa Internet menjadi hal wajib bagi saya.


Apa Itu Platform As-a-Service (PaaS)

Apa Itu Platform As-a-Service (PaaS)


Cloud Computing (Komputasi Awan) adalah istilah umum untuk segala sesuatu yang melibatkan host yang memberikan layanan melalui Internet. Jenis Layanan komputer awan ini dibagi menjadi tiga kategori: Infrastructure-as-a-Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS) and Software-as-a-Service (SaaS) yang akan di bahas dalam artikel ini adalah PaaS

Platform-as-a-Service (PaaS) atau Platform sebagai sebuah layanan adalah cara untuk menyewa perangkat keras, sistem operasi (OS), penyimpanan dan kapasitas jaringan melalui Internet. Model penyediaan layanan memungkinkan pelanggan untuk menyewa server virtual dan layanan terkait untuk menjalankan aplikasi yang ada atau mengembangkan dan pengujian yang baru. Contoh Penawaran Paas: Microsoft Azure PaaS, Force.com dan Google App Engine.



 
Platform-as-a-Service (PaaS) adalah hasil dari Software-as-a-Service (SaaS), model distribusi perangkat lunak (software) di mana host aplikasi perangkat lunak yang dibuat tersedia untuk pelanggan melalui Internet. PaaS memiliki beberapa keuntungan bagi Pengembang (Developer) TI. Dengan PaaS, fitur OS (Operating System) dapat diubah dan ditingkatkan beberapa kali. Tim Development dapat bekerjasama dalam proyek pengembangan perangkat lunak untuk didistribusikan secara geografis.

Layanan dapat diperoleh dari berbagai sumber lintas batas internasional. Biaya awal dan selanjutnya dapat dikurangi dengan penggunaan layanan infrastruktur dari vendor tunggal. Hal ini dikarenakan beberapa fasilitas perangkat keras sering terjadi masalah ketidakcocokan atau mempunyai fungsi ganda. Total biaya dapat diminimalkan dengan cara penyatuan pengembangan pemrograman

Sistem PaaS terbagi 3 :
1.      Fasilitas Pengembangan Add-On. Sistem ini akan menawarkan beberapa aplikasi PaaS yang bisa dikostumisasi oleh user.
2.      Stand Alone Environments. Untuk penggunaan software developing biasa.
3.      Application Delivery-Only Environments. Juga mendukung layanan hosting, seperti keamanan dan skalabilitas. Tidak termasuk development dan debugging.

Banyak pengembang aplikasi dan programmer menggunakan fasilitas PaaS, dikarenakan :
1.      Memungkinkan pengembang-pengembang software atau programmer yang berada di tempat berjauhan untuk saling bekerjasama dalam suatu platform.
2.       Tidak perlu membuat infrastruktur sendiri untuk mengembangkan sebuah aplikasi spesifik.
Namun terdapat Kelemahan PaaS, mempunyai beberapa resiko "lock-in" jika penawaran memerlukan antarmuka (interface) layanan proprietary atau bahasa pengembangan, fleksibilitas penawaran mungkin tidak memenuhi kebutuhan dari beberapa pengguna dengan spesifikasi platform yang terus berkembang.



Sumber : wikipedia.com , zweimesserschmitt.wordpress.com , alchemisite.wordpress.com