Senin, 26 Maret 2012

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KEBUDAYAAN

Selama hidupnya, manusia senantiasa mempelajari dan melakukan perubahan-perubahan terhadap kebudayaannya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan. Hal ini adalah sesuatu yang wajar sebab kebudayaan diciptakan dan diajarkan dari satu generasi  ke generasi berikutnya untuk memenuhi kebutuhan manusia itu sendiri, baik secara perorangan maupun berkelompok. Dari kenyataan ini, tidak ada satupun kebudayaan dan perwujudan kebudayaan yang bersifat statis (tidak mengalami perubahan).
Faktor yang bisa menyebabkan terjadinya proses perubahan sosialisasi kebudayaan ialah perubahan jumlah penduduk, penemuan-penemuan baru, pertentangan masyarakat, pemberontakan dan reformasi. Modernisasi bisa merubah dari masa pra modern menuju masa modern. Modernisasi mencakup proses sosial budaya yang ruang lingkupnya sangat luas sehingga batas-batasnya tidak bisa ditetapkan secara mutlak.
Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, memungkinkan seseorang untuk menjelajah informasi dengan cepat dan mudah,  mengetahui berbagai hal, berinteraksi dengan orang lain tanpa batasan ruang dan waktu, dan memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Namun, perkembangan teknologi tidak hanya membawa kemudahan dan dampak positifnya. Disisi lain, kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi, membuat berbagai macam informasi dari luar dapat masuk dan mempengaruhi nilai kebudayaan bangsa. Derasnya arus informasi dapat berpengaruh buruk terhadap perilaku seseorang.
                Dengan demikian, kesadaran untuk melestarikan kebudayaan sedikit demi sedikit akan memudar di dalam diri penerusnya akibat perkembangan teknologi yang semakin maju. Sehingga sebagai insan pelajar, kita harus berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semankin berkembang. Berbagai informasi yang dapat kita akses dapat kita filter terlebih dahulu agar dapat membawa pengaruh positifnya bagi kita semua.