Minggu, 10 Juni 2012


KEBUDAYAAN YANG TERLUPAKAN

Setiap negara mempunyai kebudayaan yang menjadi ciri khas negara tersebut. Semua budaya tebangun dari jatidiri dan kegiatan bangsa itu sendiri, dengan adanya budaya banyak terbangun suatu tingkah khas dari rakyat yang mendiami negara tersebut. Tingkah khas yang dimaksud adalah terciptanya suatu kegiatan sosial baru yang merupakan perwujudan suatu budaya. Contoh tingkah khas tersebut yaitu lahir nya bentuk baru dari prilaku seseorang mulai dari pakain, logat bahasa serta kegiatan yang mencakup proses kehidupan berupa kegiatan hiburan, kegiatan memenuhi kebutuhan samapai pada kegiatan sosial. 
Negara satu dengan negara lainnya tak akan memiliki kebudayaan yang sama karena itu semua sudah menjadi suatu aturan agar masing-masing negara mempunya daya tariknya sendiri. Dengan demikian warga negara wajib menjaga budaya yang telah tertanam dalam jati diri mereka sebagai identitas masing-masing. Cakupan pergerakan manusia yang tak mungkin untuk menetap dalam satu lingkup dalm jangka waktu yang lama merupakan awal terlahirnya pencampuran kebudayaan. Hal tersebut memungkin kan adanya pengikisan terhadap jatidiri budaya. Misal, warga negara Indonesia yang harus menetap di negara Amerika karena kebutuhan ekonomi yang memerlukan jangka panjang untuk menetap di negara Amerika mau tidak mau harus mencapur kebudayaan Indonesia dengan Amerika dengan maksud untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, mau tidak mau warga tersebut harus menghilangkan bahasa Indonesisa bahkan bahasa daerah nya yang di gantikan dengan bahasa setempat untuk mendapatkan pengakuan. Hal tersebut membuat pengikisan kebudayaan secara perlahan, dengan menetap lama, maka warga tersebut akan merasa menjadi bagian warga Amerika namun tak menutup kemungkinan untuk melupakan asalnya. Dengan adanya hal tersebut, kebudayaan tak diragukan akan terlupakan sedikit demi sedikit meski budaya suatu negara masih melekat. Hal-hal tersebut dapat membuat identitas suatu negara yaitu budaya dapat terlupakan, mengapa seperti itu?.
Banyak hal-hal yang membuat budaya itu terlupakan, seperti contoh yang telah dibeberkan, ketidak percayaan warga suatu negara terhadap sistem perekonomian dinegara nya yang tidak ada keuntungan untuk terus bisa memenuhi kebutuhan dapat membuat warga negara bermigrasi ke suatu negara yang lebih baik dalam perekonomian. Selain itu masih banyak hal yang membuat terlupakan nya budaya. Zaman yang sudah era globalisasi merupakan momok yang menakutkan untuk jatidiri budaya, bagaimana tidak dengan adanya pergerakan ekonomi, pasar, media masa yang sudah bersistim global dengan mudah mempengaruhi kulturasi negara. Terutama media masa baik berupa cetak maupun elektronik, interaksi sosial negara menjadi semakin sempit dan batas-batas negara menjadi terhimpit dan itu sangat mudah mempengaruhi kultur negara. Telah dipastikan akan adanya percampuran budaya yang akan mengahapus budaya lama dengan tua dengan yang lebih modern, akibatnya akan ada pengahapusan budaya.
Dengan demikian budaya erat sekali dengan jati diri manusia di seluruh dunia walau berada dinaungan negara yang berbeda. Setiap racun selalu ada penawarnya, begitupun dengan racun budaya. Cukup mudah untuk mencari penawar racun tersebut, yaitu dengan adanya sikap nasionalisme yang harus dibangun utuh sejak dini, karena sikap itu merupakan akar dari tingkat kepercayaan terhadap jati diri suatu negara. Tanpa adanya sikap nasionalesme kita siap untuk menerima hilang nya jati diri budaya sendiri.